Mnj. Pemasaran Era Rev.Industri4

 Nama : Tassya Camila

NPM : 16218985

Kelas : 4EA17

Dosen : Ibu Tia Chisca Anggraeni

Mata Kuliah : Mnj. Pemasaran Era Rev.Industri4

Tugas

 

A. Perusahaan Domestik / Lokal

Perusahaan bisnis domestik adalah suatu unit bisnis yang tingkat operasional dan pangsa pasarnya berada dalam suatu wilayah saja tanpa melewati batas negara. Jenis perusahaan ini masih bersifat sederhana dan tidak kompleks karena hanya memperhitungkan berbagai variabel yang berlaku di sekitarnya saja mulai dari besar kecil kompensasi, budaya perusahaan, rekrutmen tenaga kerja, analisis pasar, dan lain sebagainya.

1. JCO

Bagi pecinta kuliner, nama JCO Donut & Coffe ini sudah tidak asing lagi tentunya. Melihat dari namanya, banyak masyarakat Indonesia mengira bahwa ini adalah produk luar negeri. Padahal produk ini merupakan produk asli anak bangsa bernama Johnny Andrean yang merupakan pengusaha sukses kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat. Kini cabang perusahaan ini sudah berekspansi ke Malaysia, Singapura, Tiongkok dan Filipina.

Strategi Pemasaran :

a) Segmentasi Geografis

Wilayah pemasaran J.CO Donuts & Coffee saat ini tak hanya di Indonesia, akan tetapi juga meluas ke negara lain seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Australia. Ke depannya J.CO Donuts & Coffee akango international untuk memperluas pasar. J.CO Donuts & Coffee cenderung menyasar wilayah urban.

b) Segmentasi Demografis

Umur : 18 – 45 tahun

Jenis kelamin : Laki-laki dan perempuan

SES : A,B 

c) Segmentasi Psikografis

Segmentasi ini didasarkan pada penggolongan kelas sosial, gaya hidup, atau ciri kepribadian lainnya. J.CO Donuts & Coffee menyasar kelas sosial menengah hingga menengah ke atas dengan gaya hidup modern, menggemari aktivitas sosial serupa hanging out di kafe, serta menggemari makanan dan minuman dengan brand premium.

d) Segmentasi Perilaku

Segmentasi ini didasarkan pada tingkat pengetahuan, sikap penggunaan atau tanggapannya terhadap suatu produk. Segmentasi ini dapat dibedakan atas dasar: kesempatan penggunaan, manfaat yang dicari, status pemakai, dan tingkat pemakaian.

J.CO Donuts & Coffee tidak mengenal kesempatan penggunaan. Sedangkan dari sisi manfaat yang dicari, ia dapat menjadi lambang status dan instrumen pemenuhan cita rasa masyarakat. Selain itu, J.CO Donuts & Coffee menyasar konsumen potensial dan konsumen tetap brand pesaing untuk memperluas pasar serta tidak mengenal tingkat pemakaian.

2. Indofood

PT Indofood Sukses Makmur Tbk merupakan produsen segala jenis makanan dan minuman. Markas perusahaan ini ada di Jakarta. Awalnya perusahaan ini bernama PT. Panganjaya Intikusuma dan didirikan oleh Sudono Salim pada tanggal 14 Agustus 1990 yang kemudian berubah menjadi Indofood Sukses Makmur sejak 5 Februari 1994. Indofood telah bertransformasi menjadi perusahaan total food solutions yang kegiatan operasionalnya mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan dimulai dari produksi dan pengolahan bahan baku sampai dengan menjadi produk akhir yang siap dikonsumsi. Atas kemajuan inilah, Indofood berhasil mengekspor produknya hingga ke Asia, Australia, dan juga Eropa. Perusahaan yang memproduksi produk kbutuhan sehari-hari seperti mie instan, snack, tepung terigu minyak goreng, minuman kemasan dan puluhan produk lainya ini telah memiliki pabrik di Malaysia, Nigeria, Afrika dan beberapa negara lainya. Maka tak heran bila selain di Indonesia, Sobat juga bisa menemukan produk perusahaan ini di negara lain.

Strategi Pemasaran :

a) Segmentasi Geografis

Produk mi instan Indomie dinilai cocok untuk seluruh masyarakat Indonesia. Indomie melakukan segmentasi geografis di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Indofood memiliki jaringan distribusi mi instan yang terluas di Indonesia, yang menembus sampai hampir ke setiap sudut kepualuan. Jumlah titik stok (gudang) semakin diperbanyak secara agresif sejak tahun 2005, sehingga mampu menyediakan penetrasi pasar yang lebih luas melalui rantai suplai dan penghantaran. Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail yang banyak, termasuk pasar tradisional, sehingga setiap gudang dapat melayani masing-masing area geografis dalam waktu yang sesingkat mungkin. Indomie juga tidak hanya memasarkan produknya di Indonesia saja, melainkan di banyak negara lainnya seperti Singapura, Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, China, Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Italia, dan Perancis. Bahkan, di Nigeria, Indomie menjadi sebuah produk mi instan yang sangat terkenal dan disukai sebagian besar masyarakat Nigeria. Indomie dapat dibeli secara satuan per bungkus, dapat juga dibeli dengan paket per 5 bungkus dan paket 1 kardus yang berisi 30 atau 40 bungkus indomie. Harga Indomie relatif ekonomis, di Indonesia pada tahun 2015, Indomie dihargai Rp. 1.550,- per bungkusnya atau sekitar 10 sen dolar Amerika. Di Australia, pada tahun 2009 Indomie dijual dengan harga 25 sen per bungkusnya atau AUD 10 untuk satu kardus berisi 40 bungkus Indomie, sedangkan di Amerika Serikat pada tahun 2009, Indomie biasa dijual dengan harga 1 dolar per 3 bungkusnya, dan dapat ditemukan di berbagai supermarket Asia seperti Lion Supermarket, Marina Food, atau 99 Ranch Market. Produk Indomie diproduksi berdasarkan wilayah, sehingga cita rasa Indomie disesuaikan dengan lidah konsumen di setiap daerah, seperti contoh; Indomie rasa kari ayam yang dijual di pulau Jawa dengan Sumatera memiliki cita rasa yang berbeda walaupun perbedaan rasanya tidak terlalu jauh.

b) Segmentasi Demografis

1. Segmentasi berdasarkan usia
Produk Indomie (goreng dan kuah) cocok dikonsumsi oleh usia remaja hingga dewasa. Bayi umur 0-6 bulan dianjurkan hanya mengonsumsi ASI eksklusif, sehingga produk ini tidak cocok untuk bayi. Namun demikian, baru-baru ini Indomie memproduksi sebuah produk inovasi baru yang dikhususkan untuk anak-anak, yaitu Indomie My Noodlez. Produk ini dibuat untuk anak-anak yang menyukai makan mie instan, sehingga dapat dikatakan bahwa Indomie melakukan segmentasi demografis berdasarkan usia ke kalangan anak-anak.
2. Segmentasi berdasarkan jenis kelamin
Pemasaran produk Indomie tidak difokuskan untuk laki-laki maupun perempuan saja. Indomie cocok dikonsumsi oleh siapa saja, semua jenis kelamin baik itu perempuan maupun laki-laki.
3. Segmentasi berdasarkan pendapatan dan pendidikan
Harga mie instan Indomie tergolong murah, sehingga dapat dibeli oleh siapa saja yang menginginkannya. Produk ini ditujukan untuk semua kalangan, mulai kalangan bawah hingga kalangan atas. Mahasiswa sangat menggemari produk Indomie. Hal ini  dikarenakan produk Indomie mudah didapat, harganya murah, dan rasanya yang enak. Produk Indomie sesuai dengan kebutuhan rumah tangga maupun yang belum.

c) Segmentasi Psikografis

Hadirnya produk mie instan Indomie tentunya disambut antusias oleh masyarakat, Produk Indomie cocok untuk dikonsumsi oleh semua karakteristik masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki gaya hidup yang cenderung konsumtif dan praktis.

3.  Niramas Utama

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1999 ini sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Dengan produk andalan yaitu nata de coco yang terbuat dari kelapa asli Indonesia, perusahaan ini pada awalnya memiliki nama PT Niramas Utama, namun melihat ekspansi global dalam sektor nata de coco begitu diterima oleh Jepang, maka lahirlah merek Inaco yang merupakan singkatan dari Indonesia Nata De Coco. Perusahaan ini menyadari bahwa kelemahan produk Indonesia adalah kualitasnya yang kurang dan juga standar produksi perusahaan dibawah rata-rata. Oleh karenanya kedua hal tersebut yang menjadi fokus dari Inaco. Segmen menengah keatas kemudian menjadi sasarannya agar sesuai dengan upaya peningkatan kualitas dan standar produksi. Kini Inaco sudah menjadi produk global yang bisa diterima oleh dunia, karena kualitas produk dan inovasi yang terus dilakukan.

Strategi Pemasaran :

PT Niramas Utama adalah salah satu perusahaan pelopor dalam industri nata de coco, bahkan saat ini merupakan perushaan terbesar dengan jenis produk yang beraneka ragam. Untuk lebih mengokohkan posisinya perushaan menetapkan beberapa strategi yaitu pengembangan produk yang dilakukan secara berkala, senantiasa menjaga standar dan stabilitas mutu produk, serta tanggap terhadap ancaman dari pesaing (competitor). Dengan penetapan manajemen teknologi yang mencakup komponen teknologi (Technowere), sumber daya (Orgaware), informasi (Inforware), dan organisasi perushaan (Orgaware) perenacanaan pengelolaan teknologi dalam ranga mengembangkan strategi teknologi sehigga perushaan mampu menjalankan suatu rangkaian kegiatan produksi yang efektif dan efisien serta lebih menstabilkan posisinya sebagai pemimpin dalam industry makanan ringan yang sehat seperti nata de coco dan mini jelly di pasar dalam dan luar negeri.

 

B. Perusahaan Multinasional

Perusahaan bisnis multinasional adalah perusahaan yang memiliki beberapa pabrik yang berdiri di negara yang berbeda-beda. Penyesuaian dengan budaya di tiap negara yang dimasuki adalah suatu keharusan untuk dapat bertahan dan sukses. Dengan mendirikan banyak unit produksi di negara lain diharapkan dapat menghemat biaya ongkos produksi dan distribusi produk hingga sampai ke tangan konsumen akhir.

1. KFC

KFC adalah salah satu perusahaan waralaba yang berasal dari Yum! Brand,inc. Perusahaan ini  nama untuk dirinya sendiri dan sudah menjadi salah satu brand makanan yang sangat terkenal di Indonesia. KFC sendiri pertama kali didirikan di Louisville, AS.

Strategi Pemasaran :

KFC menerapkan strategi harga dengan memberikan berbagai penawaran harga yang menarik kepada konsumennya. Di antara strategi ini adalah dengan memberikan pakeh harga yang sangat menarik dan menguntungkan bagi konsumennya.

2. Semen Indonesia

Semen Indonesia adalah perusahaan BUMN pertama yang ada di Indonesia yang sudah memiliki status multinasional. BUMN ini sudah berhasil melakukan akuisisi perusahaan asing dan berhasil melakukan kegiatannya di ASEAN dan Asia Selatan.

Strategi Pemasaran :

Dalam mempromosikan produknya oleh Divisi Pengembangan Pemasaran PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melaksanakan strategi komunikasi pemasaran dengan konsumen dalam bentuk atau jenis periklanan (advertising) melalui media cetak maupunelektronik,promosi penjualan (sales promotion) melalui pemberian souvenir pada saat pameran,hubungan masyarakat (humas) melalui media bulletin perusahaan yakni Bulletin Gapura, pelayanan siaga 24 jam dan bebas pulsa, dan sponsorship melalui partisipasi pada event-event,baik event, olahraga, kesenian maupun pagelaran musik.

3. Google

Google adalah mesin pencari yang sudah sangat terkenal di dunia. google juga adalah perusahaan multinasional yang terdaftar di AS yang menawarkan layanan internet, seperti komputasi web, mesin pencari, iklan, dan perangkat lunak yang digunakan dengan sukses di seluruh bagian di dunia, termasuk di dalamnya negara Indonesia.

Strategi Pemasaran :

Google Ads merupakan salah satu saluran pemasaran yang kerap digunakan oleh perusahaan yang memiliki situs pribadi. Tujuan dari dilaksanakannya pemasaran pada Google Ads adalah meningkatkan traffic/kunjungan situs dari mesin pencari. Jika Google Ads mendapatkan hasil yang cukup optimal, maka akan ada banyak pengguna internet yang mengunjungi situs Anda, membeli produk pada situs Anda, melakukan booking pada situs Anda, merekomendasikan situs Anda dan lain lain. Oleh sebab itu, beriklan di Google Ads merupakan aktivitas pemasaran yang patut dicoba. Hanya saja,  Operasi Google Ads tak bisa dilakukan oleh orang biasa. Dibutuhkan pemahaman mengenai algoritma dan cara kerja beriklan di Google Ads. Selain itu, dibutuhkan juga pemahaman mengenai membaca data pada grafik, analisa yang kuat, dan juga kemampuan untuk memecahkan suatu masalah. Hal ini biasanya dimiliki oleh para digital marketing yang berpengalaman.

3. Perusahaan Internasional

Perusahaan bisnis internasional adalah suatu unit bisnis yang sudah memperluas atau ekspansi produksi dan pemasaran produk baik barang maupun jasa ke luar negari dari negara asalnya. Hal ini terkadang harus dilakukan oleh suatu perusahaan bisnis di kala pasar yang ada di dalam negri sudah berada dalam tahap jenuh, sehingga sulit untuk dapat berkembang lebih besar lagi. Dengan memasuki pasar internasional perusahaan harus mampu beradaptasi di semua bidang dengan kultur budaya di negara setempat agar tidak menimbulkan permasalahan sosial.

1. PT PAL Indonesia

PT PAL Indonesia berawal dari perusahaan yang didirikan pemerintah kolonial Belanda. Mulanya, perusahaan ini bernama Marine Establishment. Mulai dioperasikan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1939. Tidak lama kemudian, Jepang datang dan mengubah Marine Establishment menjadi Kaigun SE 2124. Pada awal zaman kemerdekaan, pemerintah Indonesia menasionalisasi dan mengubah nama perusahaan ini menjadi Penataran Angkatan Laut (PAL).

Perusahaan ini terletak di daerah Ujung, Surabaya. Produksi utama PT PAL adalah kapal perang dan kapal dagang, meskipun juga memproduksi jenis kapal-kapal lainnya dalam skala yang lebih kecil. Selain itu, PT PAL juga melakukan pelayanan perawatan kapal yang berhubungan dengan perbaikan atau pemeliharaan kapal.

Pada tanggal 15 April 1980, PT PAL ditetapkan menjadi perseroan (PT). Dalam perkembangannya sampai saat ini, kapal-kapal buatan PT PAL telah mengarungi perairan internasional. Kualitas kapal-kapal buatan PT PAL Indonesia telah diakui oleh negara-negara maju. Bahkan sekarang ini, TNI Angkatan Laut mengadakan peremajaan dan pemutakhiran kapal-kapal perangnya dengan bekerja sama dengan PT PAL Indonesia.

2. Garuda Indonesia Airways

Garuda Indonesia awalnya merupakan hasil kerja sama antara maskapai penerbangan Belanda yang bernama KLM (Koninklijke Luchtvaart Maatschappij). KLM inilah yang pada awalnya mengelola Garuda Indonesia. Pemerintah Indonesia ketika itu memiliki 51 persen saham. Akibat tekanan dari pemerintah RI mengenai nasionalisasi perusahaan asing, maka pada tahun 1953 KLM terpaksa menjual sebagian sahamnya ke pemerintah RI.

Garuda Indonesia Airways (GIA) diresmikan sebagai perusahaan pada tanggal 31 Maret 1950. Ketika diresmikan, GIA memiliki 27 pesawat terbang. Juga dukungan staf-staf terlatih serta bandara yang memadai. Berbeda dengan perusahaan-perusahaan penerbangan lainnya di Asia yang pada awal pendiriannya tidak memiliki fasilitas yang memadai.

GIA menjadi pelopor penggunaan pesawat jet di kawasan Asia Tenggara. Pada tahun 1964, GIA memulai era pesawat bermesin jet. Pesawat jet jenis terbaru yang didatangkan saat itu adalah Convair 990A. Era tahun 60-an, GIA telah berhasil membuka rute penerbangan ke Eropa.

Strategi Pemasaran :

Strategi Pemasaran Garuda Indonesia Airline dalam Memberikan Kepuasan kepada PelangganKonsep pemasaran yang digunakan adalah konsep “kenyamanan” untuk meraih konsumen.Untuk itu melakukan beberapa strategi pemasaran sebagai berikut :

1. Meningkatkan Frekuensi penerbangannya

2. Memilih terminal 2 untuk naik-turun penumpang, yang lebih nyaman dari pada terminal 1

3. Menyediakan snack di pesawat yang lengkap dengan berbagai pilihan minuman

4. Makanan dan minuman ditawarkan tergantung lamanya penerbangan. Anggur dan bir jugaditawarkan dalam penerbangan internasional.

5. Melayani penumpang dengan penuh keramahan

6. Melakukan kerjasama dengan Singapore Airline untuk promosi bersama dalam meningkatkan lalu lintas antar kedua Negara, dan pengembangan networking.

7. Melayani penerbangan untuk umroh dan haji.

8. Pesawat yang terawat dalam hal safety / keamana

3. PT Pertamina

Pertamina merupakan perusahaan milik negara yang didirikan pada tahun 10 Desember 1957. Awalnya, perusahaan ini bernama Permina. Permina hanya bertugas dibidang eksplorasi dan produksi. Pada tanggal 20 Agustus tahun 1968, Permina digabung dengan Pertamin. Pertamin ini yang bertugas sebagai perusahaan pemasaran minyak dan gas. Dari penggabungan tersebut namanya menjadi Pertamina.

Pada tahun 1971, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1971 yang mangatur peran pertamina. Melalui UU ini, Pertamina diserahi tanggung jawab sebagai satu-satunya perusahaan milik negara yang mengatur semua hal yang berhubungan dengan minyak dan gas (migas). Mulai dari mengelola dan menghasilkan migas dari seluruh tambang-tambang di Indonesia, pengolahan menjadi produk migas, sekaligus sebagai penyedia serta mendistribusikan kebutuhan migas bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan Populer