Dosen Ali Muhli, SE., MM Pengantar Ekonomi Pembangunan
Nama : Tassya Camila
NPM : 16218985
Kelas : 3EA17
Dosen : Bpk Ali Muhli SE, MM.
Mata Kuliah : Pengantar Ekonomi Pembangunan
Pembangunan Ekonomi
Pembangunan Ekonomi merupakan suatu proses / perubahan yang terus-menerus dan usaha suatu negara untuk memperbesar atau meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat, yang merupakan suatu pencerminan dari timbulnya perbaikan dalam kesejahteraan ekonomi masyarakat (istilah pada negara berkembang). Pertumbuhan Ekonomi adalah kenaikan pendapatan per kapita masyarakat tanpa memandang apakah terjadi perubahan dalam struktur ekonomi atau tidak (istilah pada negara maju).
Pembangunan Ekonomi harus dipandang sebagai suatu proses multidimensional yang mencakup berbagai perubahan mendasar atas struktur sosial, sikap-sikap masyarakat, dan institusi-institusi ekonomi dengan tetap mengejar akselerasi pertumbuhan ekonomi, penanganan ketimpangan pendapatan dan pengentasan kemiskinan.
Bisa disimpulkan bahwa pembangunan ekonomi berarti:
1. Suatu proses yang berarti perubahan yang terjadi secara terus menerus
2. Usaha untuk menaikkan pendapatan per kapita yang berlangsung dalam jangka waktu yang panjang
3. Perbaikan sistem kelembagaan pada seluruh bidang, baik ekonomi, politik, hukum, sosial, serta budaya.
Ada beberapa ahli yang memaparkan teori tentang tahap-tahap pembangunan ekonomi yaitu Fredrich List, Bruno Hilderbrand, Karl Bucher dan W.W Rostow.
1. Fredrich List adalah seorang penganut paham Laissez faire. Ia berpendapat bahwa paham Laissez faire dapat menjamin alokasi sumber-sumber secara optimal, meskipun ia menghendaki adanya proteksi bagi industri-industri yang masih lemah. Menurut List, perkembangan ekonomi hanya akan terjadi apabila dalam masyarakat terdapat kebebasan dalam organisasi politik dan kebebasan perseorangan. Ia menyusun tahap-tahap perkembangan ekonomi di mulai dari: fase primitif biadab, fase pertanian, fase pertanian dan pabrik, pabrik dan perdagangan.
2. Bruno Hilderbrand mengemukakan bahwa tahap-tahap pembangunan ekonomi itu menjadi 3 tahap yaitu:
l Perekonomian barter atau natural
l Perekonomian uang
l Perekonomian kredit.
3. Menurut Karl Bucher, perkembangan ekonomi melalui tiga tingkat atau tahap yaitu: produksi untuk kebutuhan sendiri, perekonomian kota dan perekonomian nasional, di mana peranan pedagang-pedagang tampak makin penting. Menurut tahap ketiga ini, bahwa barang-barang itu diproduksi untuk pasar bukan untuk kepentingan sendiri.
4. Tahap-tahap pembangunan ekonomi menurut Rostow dikelompok-kan menjadi: masyarakat tradisional, prasyarat lepas landas, lepas landas, menuju kematangan dan konsumsi berlebih.
Tujuan Pembangunan Ekonomi
Tujuan pembangunan ekonomi dibagi menjadi dua yaitu, Tujuan pembangunan jangka pendek dan Tujuan pembangunan jangka panjang. Dan berikut tujuan dari pembangunan ekonomi.
l Meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya yang meliputi pangan, sandang, papan, kesehatan dan perlindungan keamanan dari pemerintah.
l Memperluas distribusi berbagai barang kebutuhan pokok.
l Memperluas kesempatan kerja.
l Memperbaiki kualitas pendidikan.
l Meningkatkan standar kesehatan dan nutrisi.
l Meningkatkan pendapatan masyarakat.
l Meningkatkan pemahaman dan tingkah laku masyarakat dalam menjunjung nilai-nilai luhur (agama, sosial dan kultural) dan Memperluas pilihan-pilihan ekonomi dan sosial bagi setiap individu serta bangsa secara keseluruhan. Misalnya: kebebasan dari sikap ketergantungan, bukan hanya terhadap orang atau negara lain tetapi terhadap setiap kekuatan yang berpotensi merendahkan nilai-nilai kemanusiaan.
Faktor Pembangunan Ekonomi
Terdapat beberapa macam hal yang dapat mempengaruhi pembangunan ekonomi, namun pada dasarnya faktor pembagunan ekonomi itu bisa digolongkan menjadi dua, misalnya faktor ekonomi dan yang bukan ekonomi. Berikut beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi:
1. SDM atau Sumber Daya Manusia
SDM atau Sumber Daya Manusia merupakan kunci terjadinya proses pembangunan ekonomi. Sumber daya lain tidak akan berarti apa-apa tanpa didukung oleh SDM atau Sumber Daya Manusia yang berpotensi. Hal ini dikarenakan SDM atau Sumber Daya Manusia yang tidak memiliki potensi tidak akan mampu mengelola sumber daya yang ada secara optimal.
2. SDA atau Sumber Daya Alam
SDA atau Sumber Daya Alam baik yang berupa hayati maupun yang berupa nonhayati merupakan hal penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Jika sebuah negara tidak memiliki pasokan SDA atau Sumber Daya Alam yang dapat diproduksi maka negara tersebut akan memasok ke negara lain, jika hal tersebut terjadi dalam jangka waktu yang panjang maka akan merugikan negara tersebut.
3. IPTEK atau Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi
Ilmu pengetahuan merupakan sarana yang dapat memperlancar dalam mengolah SDA atau sumber daya alam. Teknologi merupakan alat yang dapat membantu manusia dalam memaksimalkan pekerjaannya
4. Keadaan Politik
Keadaan politik termasuk salah satu faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi di suatu negara. Bila kondisi politik suatu negara tidak stabil dengan adanya bongkar pasang peraturan, maka akan semakin sulit masuknya modal ke negara tersebut. Dengan sulitnya modal masuk, maka kegiatan produksi tidak akan berkembang dengan baik.
5. Sosial Budaya
Nilai-nilai sosial budaya yang terdapat di masyarakat juga tak kalah pentingnya dalam proses pembangunan ekonomi. Suatu negara yang dihuni oleh penduduk yang sering mengalami konflik cenderung akan mengalami stagnasi atau kemunduran dalam proses pembangunannya. Dan sebaliknya, negara dengan penduduk yang ramah dan menjunjung tinggi kesamaan hak dan kewajiban akan mendorong terciptanya stabilitas untuk investasi
6. Sistem Pemerintahan
Pemerintahan yang menganut paham liberalis akan membebaskan warganya untuk melakukan bermacam-macam termasuk pembangunan ekonomi. Pemerintahan yang menganut paham sosialis, akan mengatur seluruh aspek kehidupan masyarakatnya
7. Infrastruktur
Infrastruktur yang lengkap dan merata dapat mendorong efektivitas dan efisiensi kegiatan produksi yang dilakukan suatu negara. Dengan infrastruktur yang baik, maka setiap pelaku ekonomi dapat mencapai kemudahan dalam menjalankan kegiatan ekonominya. Dengan kemudahan tersebut, maka proses pembangunan ekonomi suatu negara akan berjalan secara lebih baik.
Dampak Pembangunan Ekonomi
Pembangunan ekonomi yang berlangsung di suatu negara membawa dampak, baik positif maupun negatif.
Dampak Positif Pembangunan Ekonomi :
l Melalui pembangunan ekonomi, pelaksanaan kegiatan perekonomian akan berjalan lebih lancar dan mampu mempercepat proses pertumbuhan ekonomi.
l Adanya pembangunan ekonomi dimungkinkan terciptanya lapangan pekerjaan yang dibutuhkan oleh masyarakat, dengan demikian akan mengurangi pengangguran.
l Terciptanya lapangan pekerjaan akibat adanya pembangunan ekonomi secara langsung bisa memperbaiki tingkat pendapatan nasional.
l Melalui pembangunan ekonomi dimungkinkan adanya perubahan struktur perekonomian dari struktur ekonomi agraris menjadi struktur ekonomi industri, sehingga kegiatan ekonomi yang dilaksanakan oleh negara akan semakin beragam dan dinamis.
l Pembangunan ekonomi menuntut peningkatan kualitas SDM sehingga dalam hal ini, dimungkinkan ilmu pengetahuan dan teknologi akan berkembang dengan pesat. Dengan demikian, akan makin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi :
l Adanya pembangunan ekonomi yang tidak terencana dengan baik sehingga menyebabkan adanya kerusakan lingkungan hidup.
l Industrialisasi menyebabkan berkurangnya lahan pertanian.
l Tersingkirnya (hilangnya) habitat alam baik itu alam hayati atau hewani.
l Terjadinya pencemaran air, udara dan tanah dari ketidakdisiplinannya manusia.
l Tingkat pembangunan ekonomi sangatlah berpengaruh terhadap kemajuan suatu negara atau wilayah. Dengan tingkat pembangunan ekonomi yang tinggi, negara dapat mewujudkan program dan kebijakan yang dibuatnya untuk kemajuan negara itu sendiri.
Komentar
Posting Komentar